Sabtu, 11 November 2017

RAPAT PARIPURNA ISTIMEWA PENYERAHAN RAPERDA PADA DPRD KONSEL




Laporan – Edison
Wartawan Tabloid Indonesia Jaya

KONSEL - Rapat Paripurna DPRD Konawe Selatan berlangsung hidmad, dalam rangka menerimah penyerahan beberapa Raperda dari pemda Konawe Selatan sebagai bentuk tindak lanjut atas surat yang masuk pada DPR, untuk kemudian DPR melakukan pembahasan, apalagi dari beberapa raperda yang diserahkan ke DPR, perlu perbaikan, pembatalan, penyempurnaan dan persetujuan  kemdian, forum ini berlangsung di Aulah Gedung DPRD, yang dihadiri Oleh Bupati Konawe Selatan, H. Surunudin Dangga, ST, MM, sebagai Pemerintah Daerah, semuah ketua praksi dan anggota DPR lainnya, pejabat eselon 2 dan 3 lingkup pemda, ikut menyaksikan jalannya forum tersebut Senin ( 30/10/2017 )

Paripurna ini merupakan pertemuan antara lembaga Legislatif dan lembaga yudikatif dalam merumuskan mekanisme dan regulasi dalam menjalankan Pemerintahan di Daerah, dan bertindak sebagai pemimpin sidang pada Paripurna ini adalah ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo, S.sos, M, Si, sebagai DPD partai Golkar tingkat dua periode sekang.

Hal yang perlu diketahui bahwa, dalam paripurna ini tidak ada pembahasan melainkan cuman penyerahan  terkait kebijakan untuk anggaran dan berita serta pelaporan anggaran sementara APBD tahun 2018, dan ini merupakan prioritas yang harus diselesaikan pembahasannya pada 30 November, adapun raperda yang diserahkan oleh pemda pada DPR adalah 7 jenis raperda, yang terdiri dari 1 perda baru, 2 perda pembatalan dan 4 perda perubahan, inilah yang kemudian akan dibawa pada badan musyawara ( Bamus ) DPR untuk penjadwalan dalam menindak lajuti hal tersebut pada pembahasan berikutnya.

Sebagai mana yang disampaikan oleh ketua DPR Konawe Selatan, Irham Kalenggo, S.Sos, M. Si pada media ini mengatakan bahwa " rapat paripurna yang dilaksanakan oleh DPR hari ini terkait penyerahan kebijakan untuk anggaran dan berita serta pelaporan anggaran sementara APBD tahun 2018, dan penyerahan 7 raperda dari pemda Konsel pada DPR " tegasnya

Lanjut Irham, 7 raperda yang dimaksud adalah 1 perda baru, 2 perda pembatalan dan 4 perda perubahan, dalam perda pembatalan mengenai bebrapa retribusi yang dibatalkan  kemendagri bebrapa tahun yang lalu, yang kemudian harus ditindak lanjuti dengan perda pembatalan, maka untuk membatalkan sebuah perda perlu perda pembatalan juga, hal ini merujuk pada rekomondasi dari kemendagri, bahwa perda itu harus dibatalkan yang ditindak lanjuti oleh Pemerintah Daerah, sehingga DPR membatalkan melalui mekanisme " ucap ketua DPR Konsel

Ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Bupati Konawe Selatan, H. Surunudin Dangga, ST, MM,   dalam sambutannya pada paripurna saat ini mengatakan bahwa " paripurna ini merupakan pelaksanaan suatau agenda ketata Negaraan Daerah, dalam penyerahan 7 buah raperda tentang kebijakan umum prioritas, serta menyampaikan apresiasi pada ketua dan wakil ketua serta anggota DPR, atas dukungan selamah ini, terhadap percepatan pelaksanaan pemerintah Konawe selatan " tandasnya

Lanjut orang nomor satunya Konsel " bahwa Pemda dalam melaksanakan fungsinya sebagai lembaga yudikatif sudah pada capaian yang diharapkan secara umum, yang dicontohkan pada beberapa bidang yang terus digalakan, yakni pada bidang  Pemerintahan, tentang pelayanan, bidang pertanian pada pengembangan komoditi pertanian misalnya jagung, kedelai, bidang peternakan pada pengembangan Sapi Bali, Bidang peningkatan Sumber daya manusia, bidang peningkatan Kafasitas ekonomi Masyarakat pada penerimaan PKH yang tahun ini mencapai 8.600 kk penerimah manfaat, yang di 2018 diupayakan menjadi 16.000 kk penerimah PKH serta bidang perikanan, ini tentu membutuhkan dukungan dari semuah pihak " ucap Surunudin
( EDISON)

WUJUDKAN KONSEL KAWASAN 100.000 SAPI MENDUKUNG DESA MAJU KONSEL HEBAT MENUJU LUMBUNG DAGING NASIONAL




Laporan – Edison
Wartawan Tabloid Indonesia Jaya

KONSEL - Dalam rangka  bulan bakti peternakan terpadu konsel 2017 (30/10/2017) secara langsung dihadiri oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI (Drh. I Ketut Diarmita,MP) di lapangan desa Lapoa kecamatan Tinanggea kabupaten Konawe Selatan provinsi Sulawesi Tenggara.
Kegiatan ini merupakan langkah dari pemerintah daerah dalam hal ini bupati Konawe Selatan (Surunuddin Dangga) dalam  mendukung program-program terkait dengan sektor peternakan yang ada di Sulawesi Tenggara. Peternakan adalah segala aktivitas manusia yang berhubungan dengan memelihara hewan ternak yang dapat diambil manfaatnya dari hewan tersebut guna memenuhi kebutuhan hidup.
Berangkat dari penjelasan tersebut (I Ketut Diarmita) saat diwawancarai media dilokasi acara ia mengungkapkan kegiatan ini adalah komitmen dari program pemda dan harus didukung sehingga dapat terwujud secara nyata, dan pada tahun 2017 ini telah diberikan bantuan untuk Konawe Selatan yaitu pengembangan 10.000 ayam arab dan 300 sapi yang  disalurkan pada bulan Juni  untuk meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat khususnya di Konawe Selatan.
Kegiatan ini pula dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara (Muhammad Nasir), Kadis PKH Konsel (Syamsul), Wakil Bupati (Arsalim Arifin), Direktur utama Bank Sultra, Kajari Konsel, Ketua DPRD(Irham Kalenggo) beserta para jajaran SKPD sekabupaten Konawe Selatan,Direktur Pembinaan Mayarakat Polda Sultra, Kapolres Konsel, Kapolsek Tinanggea beserta jajaran, Danramil Tinanggea, serta para camat sekabupaten Konawe Selatan beserta para  jajaran yang akan menyaksikan secara langsung pelantikan dan program-program yang akan dijalankan kedepannya.
Dan melalui kesempatan itu pula secara khusus dirjen peternakan dan kesehatan hewan (I Ketut Diarmita) melantik para Asosiasi Pedagang Pengumpul Ternak yang nantinya dapat mendukung program dalam sektor peternakan dan pembudidayaan hewan.
Harapan Bupati Konsel  dengan adanya kegiatan ini semoga dapat meningkatkan hasil peternakan dan pemerintah pusat dapat mendukung program-program yang dilaksanakan.
Edison

SMAN 16 KONSEL MENDAPAT KUCURAN DAK TAHUN 2017




Laporan – Edison
Wartawan Tabloid Indonesia Jaya

KONSEL -  upaya pemerintah Pusat dalam menyediakan saran dan prasarana belajar di setiap Sekolah terus dilakukan, sebagai perhatian  pada setiap satuan Pendidikan dalam rangka percepatan pembangunan sehingga setara dengan stuan pendidikan lainnya di seluruh Nusantara, hal ini merupakan tindakan nyata  terhadap pendidikan untuk memberikan kelengkapan belajar yang dibutuhkan, seperti pada pembangunan yang saat ini tengah berjalan pengerjaannya.

Yang salah satuhnya adalah pembangunan Gedung baru pada SMAN 16 Konsel, di Desa Basala, Kec. Basala, Kab. Konawe Selatan, Sultra, yang sumber danahnya dari APBN dan diperuntukan pada pembangunan satu Gedung baru, yang terdiri dari dua Ruang Kelas Belajar (RKB ) dalam program DAK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan dikerjakan melalui sewakelola oleh Kepala Sekolah setempat.

Sebagaimana yang dismpaikan oleh Kepsek SMAN 16 Konsel, yang ditemui di Ruang kerjanya oleh Awak Media ini mengatakan bahwa " pembangunan gedung RKB ini merupakan Program Pemerintah Pusat, melalui dinas pendidikan provinsi Sulawesi Tenggara, yang menelan biaya sebanyak Rp. 378.460.000.00, dari APBN serta Tambahan swadaya orang tua Siswa sebany             ak Rp. 15.000.000.00, yang merupakan program DAK " ucap SaharuddinS, pd, M, pd

Lanjut Kepsek " program ini sebagai pemenuhan sarana belajar siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik, hal ini kami sangat apresiasi pada pemerintah pusat melalui perpanjang tangannya di Daerah, dalam hal ini Dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara " terangnya

" Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan akan sarana belajar siswa sudah memadai, namun masi ada juga kebutuhan prioritas yang sipatnya mendesak yakni belum adanya Ruang Guru dan Kantor serta Pagar pembatas antara halaman Sekolah dengan pemukiman Warga, jumlah siswa 350, guru PNS 9 Orang serta gtt 11 orang juga 5 orang Stap " kata Saharuddin
( Edison )

ARSALIM BUKA SOSIALISASI UU no. 2 TAHUN 2017, TENTANG JASA KONSTRUKSI YANG BARU.




Laporan – Edison
Wartawan Tabloid Indonesia Jaya

KENDARI - Acara yang diselenggarakan oleh Dinas PU dan tata ruang bidang jasa konstruksi Konsel, tentang sosialisasi UU no.2 tahun 2017 dibuka oleh Wabup Konsel, Dr, H.Arsalim Arifin, SE, M.si, yang didampingi oleh asisten 1, bid.pemerintahan pemda Konsel, Ir, H. Agusalim, M.si, asisten 2 bid, perekonomian dan pembangunan, Saala, ST, M.si, yang mengangkat tema " peran jasa konstruksi dan pembinaan mitra kerja di Daerah menuju kemandirian serta keunggulan konstruksi di Indonesia " berlangsung di SAME hotel Kendari, senin ( 6/11/2017 )
Dalam kegiatan berlangsung ikut pula dihadiri oleh kepala Balai jakon wil. 6 Makassar, Ir. Faisal Lukman, MT, Kabid Jakon dinas cipta karya, bina konstruksi dan TR Prov. Sultra, H. Didi Ardisyah, ST, MM, ketua LPJK Prov. Sultra, Buhardiman, ST, MS, Kepala BPJS ketenagakerjaan Kab. Konsel, Antawirya, SE, Kasi Intel Kejari Konsel, Ramadhan, SH, MH, serta para Kadis dan kepala bagian terkait lingkup Pemda Konsel, juga ketua asosiasi Pengusaha dan konstruksi se - Konsel.
Sosialisasi ini merupakan upaya bersama dalam melakukan upaya nyata, dalam peningkatan infprastruktur di Konawe Selatan, dibidang konstruksi sekaligus membuka wawasan semuah stakeholder dalam menjawab tantangan pembangunan infrastruktur yang semakin kompetitif, berkualitas dan berdaya saing, ungkap Arsalim dalam sambutannya.
 " dengan ditetapkannya UU ini kita dituntut dapat bersaing dengan pekerja Asing, apalagi memasuki era masyarakat ekonomi Asean ( MEA ) kedepan, dimana arus TKA tak dapat terbendung sehingga kita harus berbenah dan memiliki sertifikat kompetensi kerja yang bisa digunakan di dalam maupun luar Negeri, berdasarkan Inpres agar mempercepat sertifikasi pekerjaan konstruksi mulai dari Pusat hingga ke Daerah masing - masing, dengan tujuan meningkatkan SDM yang muarahnya untuk peningkatan mutu pekerjaan " terang Wabup konsel
" Lanjut, selain itu juga UU ini perlu mengatur adanya pembagian peran yang lebih jelas, antara Provinsi dan Kabupaten dalam pelaksanaan kegiatan konstruksi, dan peran Masyarakat dalam pengawasan atas pelaksanaan jasa tersebut, sehingga dikesempatan ini juga saya laporkan kepada kepala Balai Besar Wil. 6 Makassar, yang berkenan hadir dalam kegiatan ini, bahwa permasaalahan saat ini adalah kendala pembangunan Jalan konstruksi, salah satunya pembagian wewenang pembangunan jalan, yang mana Jalan Naaional sudah tidak ada masaalah. Tapi yang jadi masalah adalah Jalan Kabupaten yang belum memadai, karena wewenang kab. Masi terbatas sehingga mempengaruhi percepatan pembangunan di Daerah, jadi diharapkan pemsoalan ini dapat diteruskan ditingkat atas agar ada solusi terbaik untuk Daerah" Lapor Arsalim pada Ka.Balai Besar Jakon wil.6 Makassar.
" untuk pengusaha lokal akan diberdayakan, sehingga penghaailan mereka naik dan sejaterah, dengan syarat punya sertifikasi, iya mencontohkan bahwa pembeeian proyek PL diberikan pada pengusaha muda, ini juga sejalan dengan visi misi Pemda Konsel untuk menciptakan Wirausahawan dan enterpreneur baru " katanya.
" akhir sambutan mantan kepala bappeda Konsel ini, mengingatkan kepada para peserta sosialisasi agar memahami setiap meteri yang disampaiakan, sehingga melahirkan melahirkan konstruksi bersertifikat yang tampil dan memiliki daya saing yang tinggi, sehingga dapat berkonribusi positif terhadap capaian visi misi Pemda Konsel.
Hal yang sama disampaikan oleh Kadis PU dan tata ruang Konsel, H. Ichsan Porosi, ST, MTP mengatakan bahwa " sosialisasi ini sebagai upaya untuk meningkatkan Prov mahaman tentang UU konstruksi baru, dan menjawab tantangan peeubahan jasa konstruksi yang sejalan dengan perkembanagan dunia konstruksi yang terbuka, menuju industri konstruksi yang berkelanjutan, serta mensertifikasi para penyelenggara konstruksi Konsel, sehingga besa berdaya saing dan memberikan manfaat pada Pelaku dan Masyarakat serta membantu peningkatan pembangunan di Wilayah Konsel khususnya dan Indonesia pada umumnya " tegasnya
Lanjut Ichsan " jasa konstruksi ini tidak lagi berorientasi hanya pada urusan bidang PU saja, tetapi mencakup seluruh sektor penyelenggara pekerjaan konstruksi mulai dari Pusat hingga ke Daerah " tutupnya
Sedangkan ketua panitia kegiatan Jakon Dinas PU dan TR Konsel, Achmas M. Diyas, ST, MPW menjelaskan bahwa " tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi peraturan dan penyelenggaraan forum sosialisasi UU no. 2 tahun 2017, tentang jasa konstruksi dan kebijakan terkaitdengan pembinaan dan pemberdayaan jasa konstruksi di Daerah yang terbagi dalam dua sesi, yakni paparan materi dan diskusi tanya jawab, debgan jumlah peserta kurang lebih 120 orang, meliputi tim pembina jasa konstruksi, satker dan PPK, Asosiasi Badan Usaha, dan para rekanan yang jalankan proyek fisik di Konsel, sumber dana pembiayaan sosialisasi ini dari APBD melalui DPA Dinas PU dan TR Konsel tahun 2017 " tegasnya
( EDISON)

Kamis, 26 Oktober 2017

UPACARA PENUTUPAN TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA(TMMD) KE-100 TAHUN 2017




Laporan : Edison
Wartawan Tabloid Indonesia Jaya

KONSEL - Merujuk pada Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang  Tentara Nasional Indonesia dan Undang-undang nomor 15 tahun  1997 tentang keimigrasian,  pada dasarnya  tidak ada pengaturan secara eksplisit  dan khusus  mengenai  keterlibatan  TNI  dalam program transmigrasi.
TNI manunggal membangun  desa (TMMD) adalah salah satu wujud operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu  lintas sektoral  antara TNI  dengan  departemen,  lembaga departemen non departemen  dan pemerintah  daerah  serta komponen bangsa lainnya,  yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat,  guna meningkatkan  akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan,  khususnya  daerah  yang tergolong  tertinggal,  terisolasi,  perbatasan  dan daerah kumuh perkotaan  serra daerah lain yang  terkena  dampak akibat bencana. 
Maka dari itu  tepatnya dilapangan  sepak bola (26/10/2017) desa Sandarsi Jaya kecamatan Angata kabupaten  Konawe Selatan provinsi Sulawesi Tenggara dilakukan acara penutupan TNI manunggal membangun desa (TMMD)  ke-100 tahun 2017.
Yang dihadiri langsung oleh Letkol. Kav. Ekoo Hermawan Yuniarso. SIP Dandin 1417/Kendari,  Kolonel. Inf. H Andi Perdana  Kahar, SH Danrem 143/HO,  Mayjend TNI Agus Surya Bakti Pangdam XIV/Hasanuddin,  plt Gubernur Sultra H. M Saleh Lasata, Bupati Konawe Selatan (H.Surunuddin Dangga,ST.MM), Wakil Bupati ( Dr. H. Arsalim Arifin, SE.,M.Si), ketua DPRD  Konsel (Irham Kalenggo, S. Sos, M.Si) Dr. kombes  Winarto S. ik Wakapolda Sultra, camat Angata (Nunti Safri S.Sos), Kapolsek Angata (Iptu Muslimin),Danramil Landono 1417-15/Landono (Kap.Inf.Syaifudin), Kapolsek Landono (Iptu Trimo Mustafa), Kajari Konawe Selatan, camat Mowila (Muh.Sustanto Tawulo,SH.MH), camat Landono(Ambolaa,S.Sos.,M.Si), camat Sabulakoa (Lanay,S.Sos), kepala desa Sandarsi Jaya(Sunandar) beserta para kepala desa sekecamatan Angata.
Acara ini dirangkaikan dengan pemberian hadiah berupa uang tunai kepada pemenang perlombaan sepak bola yang dimenangkan desa Amotowo( kepala desa Haludin)sebagai juara pertama, kemudian juara kedua dimenangkan desa Wonuakoa(kepala desa Habe), juara ketiga dimenangkan oleh desa Mataiwoi (Plt Alimain.SE), juara keempat kelurahan Landono(yang mewakili Junaid,SH).
Adapun pembangunan yang dilakukan di dua kecamatan tersebut dengan biaya sebesar Rp.1.300.000.000,- diambil dari anggaran APBD kabupaten Konawe Selatan yaitu pembangunan Rumah Aladin sebanyak 36 unit desa Sabulako kecamatan Sabulakoa kabupaten Konawe Selatan dan pembangunan masjid ukuran 18x18 meter di desa Sandarsih Jaya kecamatan Angata kabupaten Konawe Selatan. Dengan kekuatan personel TNI gabungan 100 orang, Polri 10 orang, Instansi terkait 12 orang serta masyarakat 75 orang pelaksanaan pembangunan tersebut sudah selesai 100% .
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan  antara masyarakat dan TNI, karena TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat sehingga semua harus saling bersinergi agar terwujud"Bersama rakyat TNI kuat".
Edison