Kamis, 26 Oktober 2017

UPACARA PENUTUPAN TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA(TMMD) KE-100 TAHUN 2017




Laporan : Edison
Wartawan Tabloid Indonesia Jaya

KONSEL - Merujuk pada Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang  Tentara Nasional Indonesia dan Undang-undang nomor 15 tahun  1997 tentang keimigrasian,  pada dasarnya  tidak ada pengaturan secara eksplisit  dan khusus  mengenai  keterlibatan  TNI  dalam program transmigrasi.
TNI manunggal membangun  desa (TMMD) adalah salah satu wujud operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu  lintas sektoral  antara TNI  dengan  departemen,  lembaga departemen non departemen  dan pemerintah  daerah  serta komponen bangsa lainnya,  yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat,  guna meningkatkan  akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan,  khususnya  daerah  yang tergolong  tertinggal,  terisolasi,  perbatasan  dan daerah kumuh perkotaan  serra daerah lain yang  terkena  dampak akibat bencana. 
Maka dari itu  tepatnya dilapangan  sepak bola (26/10/2017) desa Sandarsi Jaya kecamatan Angata kabupaten  Konawe Selatan provinsi Sulawesi Tenggara dilakukan acara penutupan TNI manunggal membangun desa (TMMD)  ke-100 tahun 2017.
Yang dihadiri langsung oleh Letkol. Kav. Ekoo Hermawan Yuniarso. SIP Dandin 1417/Kendari,  Kolonel. Inf. H Andi Perdana  Kahar, SH Danrem 143/HO,  Mayjend TNI Agus Surya Bakti Pangdam XIV/Hasanuddin,  plt Gubernur Sultra H. M Saleh Lasata, Bupati Konawe Selatan (H.Surunuddin Dangga,ST.MM), Wakil Bupati ( Dr. H. Arsalim Arifin, SE.,M.Si), ketua DPRD  Konsel (Irham Kalenggo, S. Sos, M.Si) Dr. kombes  Winarto S. ik Wakapolda Sultra, camat Angata (Nunti Safri S.Sos), Kapolsek Angata (Iptu Muslimin),Danramil Landono 1417-15/Landono (Kap.Inf.Syaifudin), Kapolsek Landono (Iptu Trimo Mustafa), Kajari Konawe Selatan, camat Mowila (Muh.Sustanto Tawulo,SH.MH), camat Landono(Ambolaa,S.Sos.,M.Si), camat Sabulakoa (Lanay,S.Sos), kepala desa Sandarsi Jaya(Sunandar) beserta para kepala desa sekecamatan Angata.
Acara ini dirangkaikan dengan pemberian hadiah berupa uang tunai kepada pemenang perlombaan sepak bola yang dimenangkan desa Amotowo( kepala desa Haludin)sebagai juara pertama, kemudian juara kedua dimenangkan desa Wonuakoa(kepala desa Habe), juara ketiga dimenangkan oleh desa Mataiwoi (Plt Alimain.SE), juara keempat kelurahan Landono(yang mewakili Junaid,SH).
Adapun pembangunan yang dilakukan di dua kecamatan tersebut dengan biaya sebesar Rp.1.300.000.000,- diambil dari anggaran APBD kabupaten Konawe Selatan yaitu pembangunan Rumah Aladin sebanyak 36 unit desa Sabulako kecamatan Sabulakoa kabupaten Konawe Selatan dan pembangunan masjid ukuran 18x18 meter di desa Sandarsih Jaya kecamatan Angata kabupaten Konawe Selatan. Dengan kekuatan personel TNI gabungan 100 orang, Polri 10 orang, Instansi terkait 12 orang serta masyarakat 75 orang pelaksanaan pembangunan tersebut sudah selesai 100% .
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan  antara masyarakat dan TNI, karena TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat sehingga semua harus saling bersinergi agar terwujud"Bersama rakyat TNI kuat".
Edison

Tidak ada komentar:

Posting Komentar