Kamis, 26 Oktober 2017

Pelaksaan Festival Bahari Kepri Berlangsung Semarak, Kepri sebagai Gerbang Wisata Bahari Indonesia



                                 


Laporan : Eva Lestari
Wartawati Tabloid Indonesia Jaya

TANJUNGPINANG – Festival Bahari Kepri (FBK) kembali digelar tahun ini setelah sukses dilaksanakan tahun sebelumnya,yang digelar selama sembilan hari berturut-turut pada tanggal 13 sampai dengan 21 Oktober 2017.

Rangkaian acara tersebut tidak hanya berlangsung di Kota Tanjungpinang saja,melainkan berjalan di Kabupaten dan Kota yang lainnya di Provinsi Kepri.
Pada tanggal 13 Oktober 2017 dilaksanakan Festival Tari Dangkong di Tanjung Balai Karimun,yang menjadi pembuka penyelenggaraan rangkaian Festival Bahari Kepri.
Salah satu event unggulan yang akan digelar selama FBK berlangsung yakni Dragon Boat Race. Dalam event ini akan diikuti oleh para peserta yang berasal dari dalam maupun luar negeri pada tanggal 20 sampai 22 Oktober.

Kegiatan FBK Tahun 2017 ini juga dimeriahkan oleh kedatangan yachter dari negara Singapura dan Malaysia dalam event Sail to Bintan.acara tersebut merupakan rangkaian dari pelaksanaan Sail Sabang 2017. Pada 16 sampai 20 Oktober,para yachter peserta Sail Sabang tiba dan berkumpul di Tanjungpinang dan Bintan. Pada saat kedatangan mereka, diadakan pertunjukan kesenian di gedung daerah dan gedung Gonggong pada setiap malamnya.

Pada tanggal 21 Oktober,Kota Tanjungpinang akan didatangi 70 Lady bikers dari Cycho Sport yang akan mengadakan bicycle training dengan jarak 100 km di Pulau Dompak dan sekitarnya.
Sementara itu,puncak acara FBK akan diadakan pada malam hari pada 21 Oktober dengan pelaksanaan Kepri Carnival yang disejalankan dengan pawai budaya dan parade kendaraan hias . Pada acara Kepri Carnival akan ditampilkan kesenian Mendu Natuna, Gobang dari Anambas, Kesenian Mak Yong dari Batam dan Bintan serta tarian Dangkong dari Lingga dan Karimun.
Antusias masyarakat Kepri,yakni Kota Tanjungpinang khususnya terlihat dengan kehadiran mereka berbondong bondong memadati lokasi acara. Seperti tahun sebelumnya,acara ini berlangsung sukses dan berhasil menarik para wisatawan asing untuk datang menyaksikan bahkan ikut serta dalam kegiatan FBK tersebut.

Letak geografis Kepri sangat strategis ditambah lagi dengan wilayah nya yang berdekatan dengan Negara Malaysia dan singapura. Hal ini seperti mengaminkan pernyataan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang mengatakan Kepri merupakan daerah yang istimewa dikarenakan Kepri masuk dalam top 3 wisman terbesar di Indonesia dengan persentase 20 persen, setelah Bali 40 persen, dan Jakarta 30 persen.

Kepri telah ditetapkan sebagai Gerbang Wisata Bahari Indonesia, karena posisi geografis yang dekat dengan Singapura dan riilnya wisatawan yacht atau perahu wisata itu masuk melalui Kepri. Selain itu, Kepri masuk dalam program crossborder,karena penyeberangan ke Batam, Bintan, Tanjungpinang dan Tanjung Balai Karimun,sangat dekat dan cepat. Dengan demikian maka akses penyeberangan juga semakin banyak.

Pantauan media ini di lokasi acara tampak hadir unsur pimpinan pejabat Kepri,Kota dan Kabupaten. Turut hadir Samsul Bahrum,Raja Ariza,Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar,Kepala Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang Reni Yusneli,Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, dan masih banyak para undangan lainnya yang terlihat semarak menyambut rangkaian pelaksanaan dari kegiatan Festival Bahari Kepri ini. (Ve)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar