Laporan : Eva Lestari
Wartawati Tabloid Indonesia Jaya
TANJUNGPINANG – Festival Bahari Kepri (FBK) kembali
digelar tahun ini setelah sukses dilaksanakan tahun sebelumnya,yang digelar
selama sembilan hari berturut-turut pada tanggal 13 sampai dengan 21 Oktober
2017.
Rangkaian acara tersebut tidak hanya berlangsung di
Kota Tanjungpinang saja,melainkan berjalan di Kabupaten dan Kota yang lainnya
di Provinsi Kepri.
Pada tanggal 13 Oktober 2017 dilaksanakan Festival
Tari Dangkong di Tanjung Balai Karimun,yang menjadi pembuka penyelenggaraan
rangkaian Festival Bahari Kepri.
Salah satu event unggulan yang akan digelar selama
FBK berlangsung yakni Dragon Boat Race. Dalam event ini akan diikuti oleh para
peserta yang berasal dari dalam maupun luar negeri pada tanggal 20 sampai 22
Oktober.
Kegiatan FBK Tahun 2017 ini juga dimeriahkan oleh
kedatangan yachter dari negara Singapura dan Malaysia dalam event Sail to
Bintan.acara tersebut merupakan rangkaian dari pelaksanaan Sail Sabang 2017.
Pada 16 sampai 20 Oktober,para yachter peserta Sail Sabang tiba dan berkumpul
di Tanjungpinang dan Bintan. Pada saat kedatangan mereka, diadakan pertunjukan
kesenian di gedung daerah dan gedung Gonggong pada setiap malamnya.
Pada tanggal 21 Oktober,Kota Tanjungpinang akan
didatangi 70 Lady bikers dari Cycho Sport yang akan mengadakan bicycle training
dengan jarak 100 km di Pulau Dompak dan sekitarnya.
Sementara itu,puncak acara FBK akan diadakan pada
malam hari pada 21 Oktober dengan pelaksanaan Kepri Carnival yang disejalankan
dengan pawai budaya dan parade kendaraan hias . Pada acara Kepri Carnival akan
ditampilkan kesenian Mendu Natuna, Gobang dari Anambas, Kesenian Mak Yong dari
Batam dan Bintan serta tarian Dangkong dari Lingga dan Karimun.
Antusias masyarakat Kepri,yakni Kota Tanjungpinang
khususnya terlihat dengan kehadiran mereka berbondong bondong memadati lokasi
acara. Seperti tahun sebelumnya,acara ini berlangsung sukses dan berhasil
menarik para wisatawan asing untuk datang menyaksikan bahkan ikut serta dalam
kegiatan FBK tersebut.
Letak geografis Kepri sangat strategis ditambah lagi
dengan wilayah nya yang berdekatan dengan Negara Malaysia dan singapura. Hal
ini seperti mengaminkan pernyataan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang
mengatakan Kepri merupakan daerah yang istimewa dikarenakan Kepri masuk dalam
top 3 wisman terbesar di Indonesia dengan persentase 20 persen, setelah Bali 40
persen, dan Jakarta 30 persen.
Kepri telah ditetapkan sebagai Gerbang Wisata Bahari
Indonesia, karena posisi geografis yang dekat dengan Singapura dan riilnya
wisatawan yacht atau perahu wisata itu masuk melalui Kepri. Selain itu, Kepri
masuk dalam program crossborder,karena penyeberangan ke Batam, Bintan,
Tanjungpinang dan Tanjung Balai Karimun,sangat dekat dan cepat. Dengan demikian
maka akses penyeberangan juga semakin banyak.
Pantauan media ini di lokasi acara tampak hadir
unsur pimpinan pejabat Kepri,Kota dan Kabupaten. Turut hadir Samsul Bahrum,Raja
Ariza,Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar,Kepala Dinas Pariwisata Kota
Tanjungpinang Reni Yusneli,Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, dan masih
banyak para undangan lainnya yang terlihat semarak menyambut rangkaian
pelaksanaan dari kegiatan Festival Bahari Kepri ini. (Ve)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar