Laporan : Edsion
Wartawan Tabloid Indonesia Jaya
KONSEL
-
Membangun sebuah desa tidaklah cukup dilakukan hanya dengan secara sim salabim bak mantra pesulap, lalu semua bangunan yang diinginkan terbangun
seketika. Karena
membangun sebuah desa memerlukan
waktu, pikiran
dan dana yang tidak sedikit, eperti yang dilakukan Basran. LS.SI sejak menahkodai
Desa Endanga, Kecamatan
Landono, Kabupaten Konawe Selatan,
Provinsi Sulawesi Tenggara.
Ia mengungkapkan, adanya perencanaan yang
matang sebelum kegiatan pembangunan bergulir. Yaitu dengan melibatkan semua tokoh
masyarakat,
duduk bersama guna membicarakan rencana kegiatan pembangunan yang akan
dilaksanakan dan yang sangat mendasar demi kebutuhan masyarakat sehingga
pembangunan tidak mubazir atau tidak bermanfaat.
Semua
program pembangunan melibatkan seluruh elemen masyarakat sehingga pembangunan
berjalan dengan maksimal sebagaimana yang diharapkan, karena mendapatkan
dukungan dari masyarakat.
Adapun program pembangunan yang telah sukses dilaksanakan dengan menggunakan
dana desa (DD
) adalah
pembangunan rumah layak huni 6 unit anggaran Rp. 179.676. 000 selanjutnya pembangunan
bronjong 20 meter anggaran Rp. 65.810.000, selanjutnya
pembangunan jembatan permanen satu unit anggaran Rp. 248.127.000, pembangunan sumur gali
satu unit anggaran
Rp. 25.499. 000. Dalam bidang pemberdayaan masyarakat yaitu pengadaan bibit sapi sebanyak 32 ekor dengan anggaran Rp. 216.666.000, pelatihan kader teknik dua orang anggara Rp. 3.000.000, tahap satu 60%
anggaran satu tahun Rp.
738. 778. 000 2017, dana desa tersebut
sehingga tercapai sesuai yang diharapkan. (edison)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar